Tuesday, February 3, 2015

Pengaruh Minuman Berkarbonasi

Bagaimana dampak minuman berkarbonasi bagi kesehatan? Dr. Hyon Choi dari Boston University melaporkan bahwa resiko penyakit ini bahkan lebih tinggi di antara partisipan yang menyebutkan dirinya minum dua kaleng atau lebih minuman bersodan dengan pemanis perhari.

Minuman berkarbonasi diproses dengan penginjeksian gas-gas karbon dioksida ke dalam minuman, sehingga memiliki penampilan gelembung-gelembung yang memberi kesan segar. Gelembung-gelembung karbon dioksida tersebut juga memberi efek kepuasan yang sangat khas bila dikonsumsi, yaitu rasa menggigit di lidah. Komposisi minuman ringan umumnya sangat sederhana, terdiri dari 90% air dan sisanya merupakan kombinasi pemanis buatan, gas karbon dioksida, perasa, pewarna, asam fosfat, kafein, dan beberapa mineral.

Bagi mereka yang hobi mengkonsumsi minuman berkarbonasi ini maka ia harus bersiap mengalami kerusakan gigi karena minuman ini akan mengikis enamel gigi sekuat zat asam yang ada pada baterai.

Klik untuk baca selengkapnya 

No comments:

Post a Comment